PAKTA INTEGRITAS KERJA KERJA DAN KERJA UNTUK ITLA JABAR

lucu, menggemaskan, penuh cinta (foto istimewa)
Bandung, rexnewsplus.com – Kalau pernah mendengar salah satu ucapan mantan Presiden Jokowi, kerja…. kerja…. kerja…. mungkin kata-kata itu yang sementara dipinjam oleh Nico Darmawan Effendi untuk menggambarkan niatnya dalam membangun kembali organisasi ITLA menjadi lebih baik.
Nico, panggillan akrabnya, pernah memimpin asosiasi para Tour Leader ini di Jawa Barat beberapa waktu lalu. Merujuk pada amanat AD/ART organisasi ini bahwa dibenarkan mantan Ketua mencalonkan kembali setelah ada jeda kepemimpinan lain.
“Saya juga merenung sih sebetulnya, merenung apakah memang ini harus kembali ? Saya pikir sebetulnya sudah ada regenerasi, tapi saya anggap ini adalah sebuah pekerjaan yang memang disampaikan dari Tuhan kepada saya. Ini adalah sebuah pekerjaan yang menurut saya sangat mulia, karena saya merasa benar-benar diberi tugas untuk membuat setiap orang itu merasa bahagia,” ucap Nico saat dihubungi melalui saluran telepon Jumat (20/02/2026).

Nico mengenang pada masa kepemimpinannya dulu, bahwa ITLA Jabar yang memang dulu sempat dimulai dari nol, dari sebuah keinginan kecil terus kemudian berkembang menjadi korwil dan kemudian sempat menjelma menjadi sebuah organisasi terkemuka di Jawa Barat. Nico mengikuti ITLA perkembangan, dirasanya ada momen melandai dan kevakuman yang stagnan.Tetapi roda organisasi harus terus dijalankan dengan sangat baik, harus bertumbuh dan kekembang .
“….dan saya pikir saya terpanggil untuk mencoba mengembalikan kembali ITLA pada rel nya. Kalaupun nanti saya dipercaya (menjadi ketua), bukan berarti kemudian saya menjauhkan, justru saya harus merangkul teman-teman dan generasi muda sebetulnya untuk mengembalikan ITLA Jabar ini menjadi pada posisinya, di levelnya. Karena banyak sekali penilaian diluaran yang mengatakan apa bedanya Itla dengan yang lainya. Itu yang harus dikembalikan ke marwahnya. ITLA Jabar ini harus diselamatkan dan diarahkan kembali kemarwahnya,” papar Nico yang saat ini tercatat sebagai Tour Leader inhouse aktif dari Exodus Tours & Travel Bandung.

ITLA Jabar menggandeng OCBC NISP Bank menyelenggarakan road show and gathering (foto istimewa)
Dalam hal persiapan menjadi seorang pemimpin baru di kalangan ITLA Jabar, Nico sudah memetakan sebetulnya kebutuhan-kebutuhan apa yang memang dibutuhkan oleh seorang Tour Leader. Nico mengibaratkan saat ini sebagai seorang prajurit yang akan berperang, tentunya dia sudah mempunyai rencana kerja (strategi berperang) yang sudah disusun matang. Nico faham betul kebutuhan-kebutuhan dasar seorang tour leader, sehingga dia tuangkan dalam sebuah rencana kerja yang rapih, lebih terstruktur, lebih fokus untuk rencana ke depan.
“Dan juga sebagai senjata menghadapi ke depan ini tentunya mencoba merangkul teman-teman semua untuk bersatu, mencoba memberikan pemahaman mereka bahwa menjadi anggota ITLA itu bukan cuma sekedar menjadi seorang anggota saja, tapi ini adalah tanggung jawab kita bersama supaya organisasi yang kita cintai ini bisa menjadi besar dan mendapatkan tempat yang betul di Masyarakat. Tour Leader ini sebuah profesi yang memang mendapatkan tugas tanggung jawab dari stakeholders. Nah itu juga harus bisa dipertanggung jawabkan oleh seorang tour leader, bukan cuma untuk keuntungan pribadi mendapatkan bayaran, tetapi dia juga harus membawa tugas menyukseskan tugas yang diberikan oleh stakeholder,” jelas Nico yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD ASITA Jabar.

Nico memimpin perjalanan ke Vladivostok – Rusia (foto istimewa)
Dalam sebuat kontestasi, pertandingan atau pemilihan umum, bagi Nico – ayah dua anak ini – sebetulnya bukan untuk harus selalu menang. Namun ada hal yang lebih bernilai, yaitu Nico punya kesempatan untuk menyadarkan semua orang akan apa yang seharusnya dilakukan. Dalam sebuah organisasi yang tentunya dibimbing oleh seorang ketua Bukan masalah menang atau kalah, tapi bagaimana nanti kita bisa menyuarakan Rencana Kerja yang seharusnya seperti apa yang bisa nanti dilaksanakan oleh ketua terpilih.
Dalam MUSDA ITLA nanti seluruh anggota bisa menyuarakan berbagai usulan positif yang bisa dilaksanakan. Untuk itu seandainya dirinya terpilih untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan ITLA Jabar, idealisnya yang menang harus merangkul yang kalah. Tapi bagi Nico sesungguhnya bukan masalah merangkul ataupun tidak, tetapi pihaknya akan mengajak semua yang memang mau kerja, sekali lagi mau kerja.
“Tapi yang pasti yang bersangkutan mau atau tidak untuk bekerja. ITLA adalah organisasi nirlaba, mau kerja tanpa dibayar, mau kerja jujur. Untuk itu kelak bila saya terpilih saya akan buat Pakta Integritas, bila kinerja tidak memuaskan anggota maka pengurus harus bersedia di reshuffle. Karena masa sekarang ini semua serba terbuka, serba transparan, jadi kita harus betul-betul menunjukkan kinerja terbaik,” pungkas Nico.

ITLA Jabar menginisiasi travel mart bersama ASTINDO dan ASITA Jabar di Gedung OCBC / NISP (foto istimewa)
Dari back groud Nico, terpantau sepanjang kariernya on track pariwisata. Dunianya dimulai secara linier berkuliah di BPLP ( Poltekpar NHI sekarang), lalu bekerja di Interlink, WITA Tour, Vila Istana Bunga, VA Vacation, TIM Tours dan mulai tahun 2002 memilikimperusahaan sendiri, Exodus Tours & Travel yang berkembang pesat hingga kini.
Nico tercatat pernah menjadi Ketua ITLA Jabar selama 3 periode (2009-2021), kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas ITLA Jabar, Kabid Outbound di ASITA dan kini menjabat sebagai Ketua 2 ASITA masa bakti 2025 – 2030.
Di usia yang tanggal 04 Februari tahun ini mengijak 6 tahun lebih dari usia emas, Nico ingin berbagi, memberikan dirinya sepenuhnya pada organisasi kepariwisataan. Dalam tubuhnya mengalir darah pariwisata Rhesus+ yang bila di donorkan pada resipien yang tepat, tentunya akan menjadi sumber hidup akan keunggulan dunia pariwisata nasional, regional maupun internasional.
Nico Darmawan Effendi, untuk ITLA Jawa Barat, Untuk Dunia Pariwisata. (js/rn+)
Redaksi menerima sumbangan tulisan, berita dan artikel yang berhubungan dengan pariwisata. Apabila memenuhi syarat, setelah melalui proses editing seperlunya akan segera ditayangkan. Materi dan photo-photo (max 5 gambar) bisa di kirimkan melalui nomor WA Redaksi +62 81320-97-9339



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!