Bandung Mengudara Lagi! Husein Sastranegara Siapkan Lima Rute Baru di Tengah Pro Kontra

Bandara Husein Sastranegara Bandung (Foto Istimewa DetikTravel)
Bandung, rexnewsplus.com – Wacana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara kembali mencuri perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi langsung untuk menghidupkan kembali operasional bandara yang berada di jantung Kota Bandung tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut positif instruksi tersebut dan merasa sangat optimistis bahwa Bandara Husein akan kembali memegang peran strategis bagi kemajuan ekonomi Bandung. Ia mendasarkan optimismenya pada data historis pergerakan penumpang, di mana pada tahun 2019 total penumpang yang melalui Bandara Husein mencapai 3,8 juta orang per tahun, dengan 3 juta penumpang domestik dan sekitar 800 ribu penumpang internasional.
Kabar Baik untuk Pelaku Usaha dan Pariwisata
Pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara menjadi angin segar bagi pelaku usaha di Kota Bandung, Cimahi, dan sekitarnya. Wisatawan domestik serta mancanegara, khususnya dari Malaysia dan Singapura, dapat langsung mendarat di jantung kota tanpa perjalanan darat tambahan. Hal ini diproyeksikan mendongkrak omzet sektor hospitality, industri kreatif, factory outlet, dan UMKM yang sempat kehilangan pasar pelancong akhir pekan.
Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung pada 2025 tercatat mencapai 5,29 persen. Dengan kembalinya konektivitas udara langsung ke pusat kota, angka tersebut diharapkan bisa terus meningkat karena akses penerbangan yang lebih dekat akan mendorong mobilitas wisatawan serta pelaku usaha.
Lima Rute Baru Siap Mengudara dari Bandara Husein Sastranegara Bandung
Bandara Husein Sastranegara Bandung bersiap membuka lima rute penerbangan baru menggunakan pesawat propeller. Rute yang disiapkan meliputi Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, dan Palembang. Saat ini pihak bandara masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk realisasi penerbangan intra Jawa tersebut.
General Manager Angkasa Pura Husein Sastranegara, Indra Crisna Seputra, mengatakan salah satu maskapai telah mengajukan izin pembukaan rute baru tersebut. Menurutnya, permintaan pembukaan rute muncul karena tingginya minat penumpang pada jalur-jalur tersebut di masa lalu.
Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, yang menilai kehadiran rute baru akan memberikan dampak positif bagi kebangkitan pariwisata dan ekonomi lokal.
Terminal penumpang Bandara Husein yang memiliki luas 17.000 meter persegi tetap terawat, landasan pacu sepanjang 2.220 meter siap digunakan, serta fasilitas pendukung lainnya tetap optimal.

Bandara Husein Sastranegara (Foto DetikTravel)
Tapi Ada Dilema yang Tidak Bisa Diabaikan
Dewan Penasihat MTI Djoko Setijowarno menilai kebijakan ini memicu perdebatan hangat karena melibatkan tarik-menarik kuat antara pemulihan ekonomi jangka pendek dan keberlanjutan investasi infrastruktur jangka panjang. Bandara Kertajati dibangun dengan investasi triliunan rupiah untuk menjadi gerbang udara utama Jawa Barat — dan reaktivasi Husein berpotensi mengancam keberlangsungannya.
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara harus dipandang sebagai instrumen transisi yang dikendalikan ketat melalui regulasi slot dan integrasi antarmoda, bukan langkah mundur yang mematikan simpul infrastruktur strategis lainnya.
Sumber: Viva.co.id — 23 Agustus 2025
Sumber: Kompas.com — 28 Mei 2026
Sumber: Republika Online — 31 Mei 2026
Sumber: Kumparan — 1 Juni 2026
(mo/js/rn+)
Kontributor: Maudia Intann
Redaksi menerima sumbangan tulisan, berita dan artikel yang berhubungan dengan pariwisata. Apabila memenuhi syarat, setelah melalui proses editing seperlunya akan segera ditayangkan. Materi dan photo-photo (max 5 gambar) bisa di kirimkan melalui nomor WA Redaksi +62 81320-97-9339


Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!