KGB inisiasi diskusi Komunitas Pariwisata Jabar Bahas Potensi Peningkatan SDM Tangkap Peluang Saudi Vision 2030 dan Jabar Istimewa

Diskusi inisiasi (foto dok KGB/ Istimewa)
Bandung, rexnewsplus.com – Komunitas Guide Bandung ( KGB ) melakukan inisiatif pertemuan strategis bertema “Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata: Menangkap Potensi Saudi Vision 2030 dan Mendukung Jabar Istimewa”.
Hadir Ricky Sjafei (KGB – Komunitas Guide Bandung), Reggy Kartawidjaja (DPD ITLA – Indonesia Tour Leader Association), Nyoman (BTRC – Bandung Tourism Riders Community), dan Wisnu Aji Nugroho (IKA NHI – Ikatan Alumni NHI) serta perwakilan Media / Jurnalis ( Roby )
Latar Belakang Saudi Vision 2030
Saudi Vision 2030 menargetkan 100 juta wisatawan per tahun pada 2030, dengan kota alternatif baru seperti NEOM, Qiddiya, dan Al-Ula sebagai pusat wisata budaya, hiburan, dan ekowisata. Proyek ini membuka peluang besar bagi SDM pariwisata Indonesia, khususnya guide dan tour leader tersertifikasi.
Kontribusi Jawa Barat dan Pekerja Migran
Jawa Barat berkontribusi signifikan sebagai penyumbang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Timur Tengah, dengan 4.360 PMI pada Oktober 2025 dan total 61.236 pada 2024. Sektor pariwisata Jabar potensial hasilkan pendapatan Rp 25 triliun pada 2026 melalui wisnus dan wisman, didukung target nasional 500.000 PMI.
Potensi Guide dan Tour Leader Tersertifikasi
Pertemuan menyoroti potensi 5.000 guide serta tour leader tersertifikasi dari Jabar untuk penuhi kebutuhan Saudi dan domestik. Anggaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI di bawah Pak Airlangga Hartarto alokasikan Rp 2 triliun untuk program pelatihan dan pengiriman 500.000 PMI pada 2026.
Peran Komunitas Lokal
Komunitas ITLA Jabar, KGB, dan BTRC membutuhkan dukungan IKA NHI untuk bersama-sama menyusun peta jalan capai target 500.000 PMI nasional 2026.
Ricky Sjafei (KGB) menyatakan, “Kami siap latih ribuan guide Bandung untuk Saudi Vision 2030, sekaligus dorong Jabar Istimewa sebagai hub pariwisata halal.”
Reggy Kartawidjaja (ITLA) menambahkan, “Sertifikasi tour leader wajib untuk kompetitif global, target kami 2.000 leader siap kerja tahun ini.”
Rencana Tindak Lanjut
Hadirin sepakat akan mengajak dan melibatkan komunitas daerah terlibat luas dan pendekatan ke kampus seperti Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) serta SMK Pariwisata.
Diskusi juga membahas juga potensi prodi Haji-Umroh hadapi disrupsi ekosistem akibat Umrah dan Haji mandiri Saudi.
Wisnu Aji Nugroho, selain Ketua IKA NHI juga Wakil Dewan Pakar Ahli Asosiasi Karbon Indonesia, selalu memberi edukasi mengenai keterkaitan pariwisata dengan SDG, ESG, dan emisi karbon. Pariwisata berkelanjutan mendukung Sustainable Development Goals (SDG) melalui penciptaan lapangan kerja inklusif (SDG 8) dan pelestarian lingkungan (SDG 13-15), sejalan dengan Environmental, Social, Governance (ESG) yang menekankan pengurangan emisi karbon dari transportasi wisata, pengelolaan limbah, serta pemberdayaan masyarakat lokal untuk destinasi rendah karbon.
Wisnu Aji Nugroho beri apresiasi: “Inisiatif Pak Ricky dari KGB luar biasa, selain keseriusan dibutuhkan komitmen serius susun peta jalan SDM pariwisata Jabar.”
Pertemuan ini jadi langkah awal sinergi komunitas pariwisata Jabar raih peluang global. (rs/js/rn+)
Redaksi menerima sumbangan tulisan, berita dan artikel yang berhubungan dengan pariwisata. Apabila memenuhi syarat, setelah melalui proses editing seperlunya akan segera ditayangkan. Materi dan photo-photo (max 5 gambar) bisa di kirimkan melalui nomor WA Redaksi +62 81320-97-9339



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!