ITLA DAN KEMENTERIAN PARIWISATA PERKUAT KOMPETENSI TOUR LEADER MENUJU STANDAR GLOBAL

Jakarta, rexnewsplus.com  –  Indonesia Tour Leader Association (ITLA) melakukan audiensi dengan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Ibu Martini Mohamad Paham, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan kompetensi profesi Tour Leader serta arah pengembangan sumber daya manusia pariwisata Indonesia dalam mendukung daya saing pariwisata nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum ITLA, Robert A. Moningka, memaparkan Rencana Strategis ITLA 2025–2029, perkembangan organisasi di berbagai daerah, filosofi logo ITLA, serta berbagai program penguatan profesi Tour Leader yang sedang dan akan dijalankan.

Salah satu agenda utama yang mendapat perhatian adalah program “Upskilling for Tour Leader 2026” yang diselenggarakan ITLA bekerja sama dengan Mayapada Healthcare. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi Tour Leader dalam penanganan kondisi darurat medis selama perjalanan wisata sekaligus mendukung kebutuhan kompetensi Medical Tourism yang semakin berkembang di Indonesia.

Audiensi juga membahas pentingnya sosialisasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) kepada seluruh pemangku kepentingan pariwisata. ITLA menegaskan bahwa profesi Tour Leader memiliki jalur pengembangan karier yang jelas melalui berbagai standar okupasi nasional, mulai dari level asisten hingga level manajerial.

Deputi Bidang SDM dan Kelembagaan menyambut baik berbagai inisiatif yang dilakukan ITLA dalam meningkatkan profesionalisme Tour Leader Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin strategis menjadi perhatian bersama, antara lain:

* Penguatan kompetensi SDM pariwisata berbasis standar nasional.

* Peningkatan pemahaman SKKNI kepada seluruh pelaku industri pariwisata.

* Penguatan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada aktivitas wisata berisiko tinggi.

* Peningkatan literasi keselamatan bagi pengemudi bus wisata.

* Perluasan pelatihan Basic Life Support (BLS) kepada berbagai profesi pariwisata untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Ketua Umum ITLA, Robert A. Moningka, menyampaikan bahwa Tour Leader tidak hanya berperan sebagai pendamping perjalanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pengalaman wisatawan.

“Pariwisata yang berkualitas harus didukung oleh SDM yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi berbagai situasi di lapangan. ITLA berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas Tour Leader Indonesia agar mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri bangsa,” ujar Robert ketika dihubungi rexnewsplus.com Kamis (04/06/2026).

Audiensi ini sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi antara pemerintah, asosiasi profesi, industri kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pariwisata Indonesia yang aman, profesional, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari transformasi organisasi, ITLA juga memperkenalkan platform digital tourleaderindonesia.org yang akan menjadi pusat informasi, edukasi, dan pengembangan profesi Tour Leader Indonesia.

Tentang ITLA

Indonesia Tour Leader Association (ITLA) adalah organisasi profesi Tour Leader Indonesia yang berkomitmen mengembangkan kompetensi, profesionalisme, sertifikasi, serta kesejahteraan Tour Leader Indonesia melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan standar profesi nasional maupun internasional.

Untuk informasi lebih lanjut:

DPP Indonesia Tour Leader Association (ITLA)

Website: tourleaderindonesia.org

Email: dpp.itla@gmail.com

“Serve with Integrity. Lead with Innovation.”  (js/rn+)

 

 

Redaksi menerima sumbangan tulisan, berita dan artikel yang berhubungan dengan pariwisata. Apabila memenuhi syarat, setelah melalui proses editing seperlunya akan segera ditayangkan. Materi dan photo-photo (max 5 gambar) bisa di kirimkan melalui nomor WA Redaksi +62 81320-97-9339

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *