REUNI AKBAR MERAJUT KEMBALI CERITA LAMA MENJADI KENANGAN INDAH

Sebagian Alumni bersiap utk memeriahkan Reaksa (foto irvan/istimewa)

Bandung, rexnewsplus.com – Lebih dari 700 orang dari 20 Angkatan SMPN 28 Bandung yang dulu dikenal sebagai SMPN 1 Ujung Berung Kota Bandung – Jawa Barat, mengadakan Reuni Akbar lintas angkatan, dari 1972 hingga 2001.

Acara yang berlangsung meriah ini dilaksanakan pada Sabtu (25/04/2026) dengan melakukan karnaval konvoi kendaraan dari hall kantor Kecamatan Ujungberung Bandung menuju Sport Jabar di daerah Arcamanik Kota Bandung.

Dengan pengawalan dan kerjasama apik dari Patwal Polda Jabar dan Komunitas BTRC – Bandung Tourism Riders Club, ratusan kendaraan roda dua dan empat secara tertib melakukan iring-iringan sejauh kurang lebih tiga kilometer, hal ini menjadi salah satu daya tarik dan hiburan bagi masyarakat setempat dan pengguna jalan lain. Iring-iringan didahului oleh petugas Patwal dan BTRC lalu diikuti pasukan berkuda dan iring-irngan kendaraan. Meriah, apik, rapih dan menjadi daya tarik wisata lokal.

Acara yang bertajuk Reaksa – REuni AKbar Seluruh Angkatan – ini digagas dan dikomandani oleh Ahmad Rahmat Purnama, mengambil sebuah tema ; Satu Sekolah Seribu Cerita Selamanya Saudara.

Ahmad Rahmat Purnama – Ketua Pelaksana Reaksa (foto istimewa)

“Peserta yang hadir lebih dari 700 orang dari berbagai angkatan, tertua adalah Angkatan 1972. Dahulu sekolah kami bernama SMPN1 Ujung Berung, namun karena pemekaran wilayah Kota Bandung sekolah akmi diubah menjadi SMPN 28 Bandung,” kata Ahmad saat dihubungi rexnewsplus.com disela acara.

Lanjut Ahmad, pusat kegiatan Reuni Akbar lintas angkatan ini dilangsungkan di Gedung Laga Tangkas – Sport Jabar Arcamanik Bandung, mengambil waktu di hari Sabtu agar yang berasal dari luar kota bisa kembali menikmati suasana Kota Bandung dan bernostalgia di sekolah yang menjadi almamater.

“Mengisi acara, kami meriahkan dengan  Fun Zumba, mapag kesenian tradisional, – santunan anak yatim piatu,  pemberian cindera mata kepada para guru purna bakti,  penampilan kreasi seni para alumni dan spesial perform dari artis lokal Kota Bandung. Di lokasi ini juga kami buka 16 stand bazaar untuk menambah kemeriahan acara,” ungkapnya.

Dihubungi secara terpisah, Irvan yang dikenal dengan sebutan Iponk yang merupakan Alumnus Angkatan 1998 SMPN 28 ini bertanggung jawab sebagai Korlap yang didampingi oleh Afgan 90, Arief Azhar 90 dan Erjo 84

Irvan mengungkapkan bahwa rangkaian acara dimulai sejak pukul 06.00, dimana pada saat itu dimulai dengan seremonial konvoy karnaval iringan kendaraan yang dipandu oleh Patwal Polda Jabar dan Komunitas BTRC.

flyer reaksa (foto irvan/ istimewa)

“Kami menyeleksi kendaraan yang akan ikut konvoy, terutama tidak meggunakan Knalpot Brong, tidak menyalakan klakson berlebihan, tetap santun di jalan dan menghormati pengguna jalan lain. Yang terpenting juga semua pengendara hars memakai helm dan mentaati aturan lalu lintas,” ujar Irvan.

Hasi pantauan di lapangan, acara yang disusun meriah, menampilkan pataka / bendera masing -masing angkatan. Saat tiba di venue utama, seluruh peserta disambut dengan acara Mapag, yakni menyambut peserta memasuki gedung pertemuan dengan iringan lagu-lagu kesenian daerah Sunda.

Saat berita ini diturunkan, kemeriahan acara tengah berlangsung. Tampak senda gurau dan obrolan serius hingga kenangan konyol yang mengundang gelak tawa memecah suasana.

Masa lalu yang sudah dilewatkan bertahun-tahun menjadi kenangan indah, tak lupa dalam lubuk hati terdalam, ada keharuan dan titik air mata, bahwa tidak semua sempat ber reuni, tetapi terucap doa bahagia bagi para alumni yang sudah mendahului.  (js/rn+)

Redaksi menerima sumbangan tulisan, berita dan artikel yang berhubungan dengan pariwisata. Apabila memenuhi syarat, setelah melalui proses editing seperlunya akan segera ditayangkan. Materi dan photo-photo (max 5 gambar) bisa di kirimkan melalui nomor WA Redaksi +62 81320-97-9339

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *