IINTOA MENGHARAPKAN KONEKSI YANG LEBIH INTENS MELALUI EVEN JITAC DI YOGYAKARTA

 Yogyakarta, rexnewsplus.com – Upaya mengembangkan potensi pariwisata di daerah semakin masif di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa yang menjadi sentra tujuan wisata setelah Bali. Berbagai elemen masyarakat dan para pemangku kebijakan pariwisata melakukan kegiatan promosi pariwisata dengan menggunakan dana APBD dan bahkan secara mandiri.

Seperti halnya IINTOA – Indonesia Inbound Tour Operator Association, sebuah asosiasi kepariwisataan yang bergerak khusus di bidang Inbound, yakni mendatangkan wisatawan manca negara ke Indonesia.

IINTOA yang baru-baru ini melakukan table top di Amman – Yordania atas undangan dan Kerjasama dengan KBRI Amman, berhasil mendapatkan sejumlah permintaan dari sedikitnya 35 travel agent di Amman. Kendati permintaan dari Yordania sementara ini masih terfokus ke Bali, para travel agent sudah menawarkan destinasi lain.

Mengapa wisatawan dari Yordania lebin memilih Bali ? Jawabannya adalah karena mereka tidak tahu ada potensi lain di negara yang luas ini. Intinya selain Bali masih sangat minim promosi untuk mengenalkan Daerah Tujuan Wisatanya.

Menjawab itu semua IINTOA kembali menggelar JITAC – Java Inbound Travel Connect. Penyelenggaraan di Pulau Jawa, mengambil Kota Yogyakarta yang menjadi sentral di pulau ini dengan segala kemudahan akses dan fasilitas pendukung untuk event-event pariwisata.

“Meskipun penyelenggaraan di Jogya, sellernya berasal dari berbagai kota dan pulau di Indonesia, Bali, Sumatera, Lombok, Labuan Bajo. Sedangkan para buyers kami undang para Inbound Tour Operator dari seluruh Indonesia dan beberapa Negara lain, diantaranya Malaysia, China, Singapore dan India,” ungkap Dinar Febrianti, Ketua Panitia Penyelenggara JITAC ini saat dihubungi rexnewsplus.com melalui jaringan telepon selular, Jumat (31/07/2026).

Dinar Febrianti, Ketua Panitia Penyelenggara JITAC (Foto dinar – istimewa)

Lebih lanjut Dinar menjelaskan bahwa para seller tidak hanya travel agent yang bergerak di bidang inbound, akan tetapi hotel dan resort, DMC, Pusat Oleh Oleh, Restoran, Desa Wisata dan obyek wisata akan hadir melengkapi keperluan para buyers travel agent yang berasal dari berbagai daerah ini.

“Selain Table Top, acara JITAC ini akan diisi dengan diskusi panel yang akan menghadirkan tiga keynote speakers mumpuni di bidang pariwisata, yaitu dari Kementrian Pariwisata, BPP PHRI dan Ketua Umum IINTOA. Kami berharap diskusi menarik ini bisa membedah hot issues terkait pasar inbound 2027,” pungkas Dinar saat dihubungi tengah mengikuti event MATTA IPOH – Malaysia.

Kegiatan Java Inbound Travel Connect ini akan diselenggarakan mulai tanggal 09 hingga 12 Agustus 2026, mengambil tempat di Grand Ball Room Fortuna Suites Malioboro Hotel. Panitia akan menanggung semua biaya land arrangement  meliputi akomodasi, makan minum, transportasi lokal, serta kegiatan lain bagi seluruh buyer undangan anggota IINTOA dan undangan khusus perwakilan asosiasi.

“Selain Diskusi Panel dan Table Top, panitia sudah Menyusun program pre-tour dan post-tour. Salah satunya adalah village tour mengunjungi satu desa yang memang sekarang ini cukup happening karena kondisi desanya yang masih original, yang culture-nya masih kental dan kondisi alamnya juga unik karena  hanya mendapatkan 7 jam sinar matahari,” imbuh Dinar.

Rangkaian acara menarik lainnya seperti  Jeep Adventure,  menyusuri pantai selatan sekaligus  melihat konservasi penyu di sepanjang pantai Parang Tritis dan sekitarnya di area Bantul, melaksanakan penanaman pohon bakau dan pelepasan tukik. (js/rn+)

Redaksi menerima sumbangan tulisan, berita dan artikel yang berhubungan dengan pariwisata. Apabila memenuhi syarat, setelah melalui proses editing seperlunya akan segera ditayangkan. Materi dan photo-photo (max 5 gambar) bisa di kirimkan melalui nomor WA Redaksi +62 81320-97-9339

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *